Terkadang
langkah kaki yang menapak dibumi disapa
hembusan angin yang menyeret untuk terhenti kaku tak bernyawa.
Tangan
dan diri pun melemah tak berdaya terkalahkan keraguan yang tak seharusnya
dihiraukan.
Namun
waktu dan kenyataan memaksa semuanya terjadi tanpa semestinya tanpa harapan.
Semuanya
terjadi ketika rentangan masa lalu menarik mu, untuk bermelodi kembali
memainkan setiap nada-nada yang telah usang nan sunyi. Tapi disisi lain
nada-nada indah nan merdu menunggu mu, untuk lebih memainkan melodi yang baru.
Langit
biru nan pekat pun menghiasi setiap
nada-nada kehidupan, hingga tanpa disadari indahnya kehidupan terluka karena
mentari yang beramarah membakar, setiap keberanian dan kepercayaan menjadi
keraguan.
Lantas
mengapa setiap masa lalu membekas menjadi kenangan yang berselimut luka, namun
tetap dirindukan?
Apa
Karena pernah membuat tersenyum, namun meneteskan hujan diindahnya mata mu.
Apa
karena pernah membuat bahagia, namun melahirkan kesedihan.
Apa
karena pernah membuat bangga , namun membangun kekecewaan diruang hati mu.
Berlogika
lah, semua itu hanya pernah bukan selamanya.
#SebatangAir
#SebatangAir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar