Entri Populer

Kamis, 11 Mei 2017

Zona nyaman tak selalu baik

Ketika masanya pohon enggan lagi bertahan atas semua yang dimiliki. Hingga daun-daun yang menjadi milik pohon, rela mengugurkan dirinya demi melepas suatu hal yang membuat mereka sebenarnya nyaman. Namun sayang bermain dizona nyaman membuat para daun hanya bercengkrama dengan langit tanpa menghiraukan tanah.

Hingga pada waktunya para daun sadar bersama pohon dan bercengkrama dengan langit tak selamnya  indah. Terkadang langit dengan seenaknya munurunkan hujan tanpa izin , hingga satu persatu para daun terhempas begitu saja. Bukan hanya itu terkadang sapaan angin menyapa dengan  angkuhnya membuat para daun terobek begitu saja.

Maka para daun pun hanya bisa pasrah terhempas begitu saja dari zona nyaman, dan kini para daun hanya bisa bercengkrama dengan tanah menjadi saksi atas setiap langkah jejak kepergiaan ku.

Kepergiaan yang sebenarnya bukan maksudku terlebih niatku. Hal tersebut karena aku hanya ingin mengalah bahwa zona nyaman memang sudah lagi tak berpihak untuk ku.  Aku tak ingin memaksakan setiap langkah jejak ku berada dalam zona nyaman , karena aku sadar zona nyaman membuat ku sulit berkembang.  Zona nyaman membuat ku mengabaikan waktu , dan zona nyaman membuat ku menjadi manusia angkuh tanpa peduli terhadap sekitar.

Kini bagiku setiap langkah kepergiaan ku dari zona nyaman bukan sebuah penyelasan melainkan sebuh gerbang untuk melihat yang lebih indah dari yang telah ku ketahui bahkan ku miliki. Bukan berarti aku tak bersyukur namun karena aku yakin Tuhan mempunyai keindahan yang lebih indah dan tak terhitung.

#SebatangAir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar